Rabu, 04 Januari 2012

Peraturan Sepak bola

Sebelum FA (Football Association di Inggris) berdiri, setiap klub membuat regulasinya sendiri dan peraturan pertandingan sering diputuskan hari itu juga dikala bertanding. Pada pertemuan di tahun 1863 menujukkan penggambaran secara universal yang mana menghasilkan dasar-dasar perubahan di masa yang akan datang. 'Aturan-aturan permainan' saat ini dipantau langsung oleh Asosiasi Sepak bola domestik dan FIFA. Berikut ini adalah daftar-daftar aturan yang digunakan di sepak bola. Untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi situs resmi FIFA.




Bersamaan dengan aturan yang berlaku, FIFA mendukung program Fair Play. Seiring dengan banyaknya aturan, biasanya bermunculan ide-ide abstrak (tidak baku) yang dimana menginformasikan para pemain dan penonton untuk menjaga tingkah laku baik di dalam maupun diluar lapangan. Berikut beberapa tindakan fair play di lapangan :
  • Sportif di lapangan
  • Bermain untuk menang, tetapi menerima kekalahan
  • Patuh pada aturan permainan
  • Menghormati setiap orang yang terlibat di permainan
  • Mementingkan kepentingan sepak bola
  • Hormati reputasi sepak bola
  • Menolak segala korupsi, drugs, rasisme, kekerasan dan kejahatan berbahaya lainnya
  • Membantu orang lain untuk melakukan hal yang sama
  • Mengecam siapapun yang mengdiskreditkan integritas sepak bola
  • Gunakan sepak bola untuk membuat dunia menjadi lebih baik

Pada intinya, sepak bola adalah permainan dengan dua tim dari sebelas pemain, berain selama 90 menit waktu normal. Periode ini dibagi menjadi dua kali 45-menit di setiap babak. Tujuan dari permainan ini adalah untuk mencetak 'gol' dari wilayah lawan. Dibagi menjadi dua sisi lapangan, masing-masing dipertahankan oleh salah satu tim. 'Gol' terjadi apabila bola melewati garis gawang di daerah lawan


Sepak bola dapat dimainkan pada permukaan alami ataupun buatan. Namun bentuk lapangan harus persegi panjang dengan ukuran panjang 100-110 meter dan lebar 64-75 meter


  • Goal Area : Mulai 5,5 meter dari tiang gawang masing-masing dan meluas keluar 5,5 meter, dengan dua garis vertikal bergabung.
  • Penalty Area : Mulai 16,5 meter dari tiang gawang masing-masing dan meluas keluar16,5 meter, dengan dua garis vertikal bergabung.
  • Posisi bendera sepak pojok : Ditempatkan disetiap sudut lapangan, dengan seperempat lingkaran di lapangan (radius 1 meter)

Bulat tentunya, dengan diameter 27 - 28 inci


Pemain yang bertanding di salah satu tim berjumlah 11 orang, satu diantaranya bertugas untuk menjaga gawang dan diperbolehkan untuk memegang bola di area penaly daerah sendiri. Tim diperbolehkan pergantian pemain tiga dari tujuh pemain pengganti yang di bawa (pergantian bisa dilakukan lebih banyak hanya untuk pertandingan persahabatan)

Dalam rangka pergantian pemain, wasit pertama harus diinformasikan terlebih dahulu dan kemudian harus ada jeda beberapa saat untuk pergantian pemain (contoh : throw-in, tendangan pojok, pelanggaran, dll). Pergantian dilakukan setelah dapat pertetujuan dari wasit 1 dan wasit 4 ( bertugas memberi info pergantian pemain dan tambahan waktu )


Perlengkapan dasar anggota tim adalah jersey, celana pendek, kaus kaki, decker / pelindung tulang kering dan sepatu bola. Kiper diperbolehkan menggunakan sarung tangan dan jersey yang berbeda dengan team agar mempermudah identifikasi.
















Dalam memimpin pertandingan wasit bertugas bekerjasama dengan dua orang hakim garis (asisten wasit) dan asisten ke empat yang terletak di tengah-pinggir lapangan apabila diperlukan. Tugas wasit bertindak sebagai pencatat waktu (berhak juga memberi kompensasi tambahan waktu sebagai pengganti waktu yang terbuang seperti pemain cidera dan perhentian lainnya), pemberian tendangan bebas dan penalti dan umumnya berurusan dengan apapun yang membutuhkan keputusan. Juga bertugas untuk tetap memperbolehkan pemain di lapangan atau mengeluarkannya dari lapangan.


Ikut memberi keputusan dari masing-masing garis luar yang berhubungan dengan lemparan kedalam, tendangan sudut, tendangan gawang dan offside (walaupun keputusan tetap pada wasit utama). Berkesempatan juga memberi saran dalam mengambil keputusan. Sebagai tanda mengambil keputusan mereka dibawakan bendera dengan warna yang mencolok yang harus dibawa setiap saat di lapangan.

Durasi Permainan

Pertandingan resmi berlangsung 90 menit dibagi menjadi dua 45 menit di setiap babak dengan jeda tidak lebih dari 15 menit.
Dalam kompetisi sistem gugur, tambahan waktu diberikan jika dalam waktu 90 menit tidak ada yang mencetak gol. Periode tambahan waktu 30 menit dibagi menjadi dua 15 menit di setiap babak. Jika pertambahan waktu tetap tidak ada pemenang maka akan dilakukan adu pinalti dengan 5 orang eksekutor dan 1 penjaga gawang yang akan bertanding. Adu pinalti dilakukan hingga selama lima kali dan hingga selisih satu dari jumlah penendang yang sama.


Lemparan koin dilakukan untuk mengawali sebuah pertandingan, pemenang berhak menetukan pilihan kick-off terlebih dahulu ataupun memilih tempat. Jika pemenang memilih tempat maka tim yang lain akan mendapat kesempatan untuk kick-off terlebih dahulu. 

Kick-off juga dilakukan apabila daerahnya kebobolan oleh tim lawan. Juga dilakukan setelah perpanjangan waktu dengan cara bergantian. Pada saat kick-off pemain harus berada di wilayahnya masing-masing dan tidak boleh melebihi garis tengah yang ditentukan.

Scoring

Sebuah tim dinyatakan mencetak gol / skor apabila bola telah melewati garis gawang antara tiang. Pemenang adalah tim yang mencetak banyak gol, kecuali dimana aturan 'gol tandang' yang berlaku, berarti bahwa jika sebuah tim mencetak lebih banyak gol daripada lawan di kandang lawan dan ketika bermain di kandang sendiri hasil imbang 1 - 1 maka akan dinyatakan menang dengan selisih gol tandang.

Offside

Permasalahan yang sering terjadi pada pendatang baru adalah memahami aturan offside. Kenyataannya ada dua elemen untuk offside di sepak bola, memang berada di posisi offside atau melakukan pelanggaran offside.

Untuk berada dalam posisi offside lebih dekat ke gawang lawan dari pada pemain lawan di posisi terakhir (tidak termasuk kiper) dan bola. Tetapi untuk pelanggaran offside tim sedang menguasai bola dan memberikan umpan bola kepada anda yang di posisi itu. Dengan demikian anda di posisi offside dan bola diberikan ke anda itu pelanggaran offside, tetapi jika anda di posisi offside tetapi tidak mendapat bola maka tidak bisa disebut pelanggaran.













Pemain akan diberi keputusan offside apabila wasit dan asisten wasit mengetahui bahwa ' pemain aktif ' tersebut dalam posisi offside. Hal ini dapat dengan jelas diketahui apabila anda menyentuh dengan bola ataupun samar-samar mengejar bola. Hal ini asisten wasit lah yang sangat berwenang mengetahui pemain tersebut offside aktif atau pasif.

Ada beberapa pengecualian dari aturan offside. Player tidak akan dinyatakan offside apabila berada setengah dari lapangan, saat dilakukan tendangan gawang, tendangan bebas tidak langsung dan tendangan sudut

Pelanggaran dan kelakuan tidak sportif

Pelanggaran dapat terjadi dimana saja di lapangan, sebagai hukuman akan di lakukan tendangan bebas bagi yang tim yang dilanggar dan jika pelanggaran dilakukan di kotak penalti maka akan dilakukan tendangan penalti. Wasit berhak menentukan hukuman sebagai konsekuensi pelanggar dengan berbicara tentang perilaku pemain dan memberi keputusan lebih lanjut.

Hukuman Pelanggaran

Jika pelanggaran dianggap cukup serius atau terus-menerus dilakukan oleh pemain selama pertandingan, maka wasit akan mengambil tindakan tegas terhadap pemain tersebut. Tindakan wasit :
  • Kartu Kuning - sebagai pengganti kata ' Peringatan ! ' diberikan kepada pemain yang melakukan pelanggaran serius. Jika mendapat dua kali kartu kuning maka akan mendapatkan ..
  • Kartu Merah - Menunjukkan kepada pemain berarti pemain tersebut harus keluar dari lapangan. Ada kalanya kartu merah langsung keluar dari wasit yang memimpin jika pemain tersebut melakukan pelanggaran yang ekstrem yang serius, melakukan kekerasan, meludah, sengaja menyentuh bola untuk menghalau gol, menghina dengan perkataan maupun perbuatan.

Setiap kali tendangan bebas diambil, pemain lawan harus berada di luar dalam radius 10 meter dari titik tendangan yang ditentukan. Jika hal ini dilanggar maka tendangan akan diulangi kembali. Ada dua macam tendangan bebas yang diberikan tergantung pada jenis pelanggaran sebagai berikut :
  • Tendangan bebas langsung - Memungkinkan penendang untuk menendang langsung ke arah gawang lawan. Hukuman ini diberikan sebagai akibat dari pelanggaran yang bersifat keras ataupun tindakan yang tidak sepantasnya (misalnya menjatuhkan lawan dalam meraih bola, menarik kemeja dan dengan sengaja memegang bola)
  • Tendangan bebas tidak langsung - Tidak diperbolehkan menendang langsung ke arah gawang, yang dimana harus mengumpan orang ke dua terlebih dahulu. Tendangan bebas tidak langsung diberikan dalam kasus pelanggaran backpass, pelanggaran yang jarang terjadi di sepak bola. Hal ini terjadi apabila pemain mengumpan dengan kaki kepada penjaga gawang dan ditangkap, yang seharusnya hal ini tidak diperbolehkan. Maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan di tempat dimana kiper tersebut mengambil bola.

Sebuah tendangan penalti dilakukan apabila terjadi pelanggaran di daerah penalti lawan. Seorang anggota tim ditunjuk menjadi eksekutor pendendang penalti di titik yang sudah ditentukan di kotak penalti. Kiper hanya diperbolehkan berada di garis gawang sampai bola ditendang. Dan semua pemain harus berada di luar kotak penalti. 

Sebuah lemparan kedalam yang diberikan ketika bola melewati garis batas lapangan. Jika yang terakhir menyentuh bola adalah adalah salah satu dari anggota tim, maka yang berhak melempar kedalam adalah tim lawan. Jika terjadi kesalahan dalam pelemparan maka lemparan kedalam akan diberikan kepada tim lawan. Lemparan kedalam tidak diperbolehkan untuk ditangkap oleh kiper (tim yang sama) dan tidak akan dihitung jika memasukkan ke gawang melalui lemparan ke dalam.


Tendangan diberikan jika bola melewati garis gawang ( diluar tiang gawang ) dan yang terakhir menyentuh bola adalah pihak lawan.








'





Tendangan Penjuru

Tendangan diberikan jika bola melintasi garis gawang (diluar tiang gawang) dan yang terakhir menyentuh adalah orang dari tim sendiri. Sudut ditentukan dari sisi mana bola keluar. Bola diletakkan di seperempat lingkaran disudut lapangan dan lawan harus diluar radius 10 meter dari sudut lapangan. Penendang tidak diperbolehkan menyentuh kedua kali tanpa kontak dari pemain lain terlebih dahulu (jika dilakukan pemain lawan menerima tendangan bebas tidak langsung)
Share on :

2 comment:

heacked heker mengatakan...

terimakasih bos

T-Feet mengatakan...

sama2 senang bisa membantu ..

Poskan Komentar

 
© Copyright Thousand Feet | Tips dan Trik Berlatih Sepakbola 2011 - created by Fauzan Anjar | Powered by Allah SWT.
Template Design by Herdiansyah Hamzah
source talkfootball.co.uk