-->

Cara Mencetak Gol Dengan Diving Header





Diving header adalah teknik yang menggunakan kepala untuk mengarahkan bola, namun menggunakan seluruh tubuh untuk teknik ini. Penyerang menyukai teknik ini, diving header mengharuskan pemain 'menyelam' ke arah datangnya bola dan mengarahkan ke gawang. 

Diving header membutuhkan keberanian, koordinasi dan antisipasi yang baik. Jika mendapati momen tidak pas, sering kali pemain penyerang bertabrakan dengan pemain bertahan lawan dan yang paling parah ketika melakukan diving header beradu dengan sepakan pemain bertahan lawan yang mengakibatkan cidera serius. 
Baca juga : Teknik Menyundul Bola yang Baik dan Benar
Kelebihan dari diving header adalah memungkinkan pemain untuk mendahului mendapatkan bola. Biasanya diving header dilakukan saat mendapati umpan silang diluar jangkauan. Jika umpan silang cukup rendah dan diluar jangkauan kaki, diving header bisa jadi pilihan yang baik. 


Teknik diving header dilakukan untuk mendahului lawan dalam mendapatkan bola, bisa saat menyerang ataupun bertahan. Berikut tipsnya



Cara Mencetak Gol Dengan Diving Header :
  • Pastikan mendapat umpan jatuh di depan muka atau dada
  • Konsentrasi dan gunakan insting jatuhnya arah bola
  • Gunakan tolakan kedua kaki untuk loncatan maksimal
  • Loncatan yang sempurna akan mempengaruhi kecepatan dan arah sundulan
Teknik diving header membutuhkan keberanian dan insting yang bagus. Teknik ini sering menciptakan gol spektakuler seperti yang dilakukan Robin Van Persie pada Piala Dunia 2014 yang sampai dijuluki Flying Dutch Man

Cara Mencetak Gol Dengan Diving Header